Delapan kecamatan di Sumatera Utara masih terputus dari dunia luar. Pemicunya? Banjir dan tanah longsor yang melanda beberapa hari lalu. Meski begitu, kabar baik datang dari pihak berwenang: kondisi warga yang terisolasi itu disebut masih baik-baik saja.
Mayjen Budi Irawan dari BNPB yang saya hubungi Senin (8/12) lalu menegaskan hal itu.
"Semua dalam keadaan sehat-sehat saja," ujarnya singkat namun melegakan.
Bantuan untuk mereka, kata Budi, sudah mulai disalurkan meski harus dengan cara-cara yang tidak biasa. Helikopter jadi andalan utama saat ini, mengingat akses darat benar-benar hancur. Tapi, itu bukan satu-satunya cara.
Di sisi lain, ada juga tim yang nekat masuk dengan berjalan kaki. Mereka memanggul ransel berisi makanan dan logistik darurat, menyusuri jalur yang rusak untuk menjangkau lokasi.
Artikel Terkait
Gubernur Jateng Serukan Integritas Nyata Pasca Penetapan Bupati Cilacap Tersangka KPK
KPK Tangkap Bupati Cilacap Diduga Paksa Setoran Rp750 Juta untuk THR
Tiket Mudik Lebaran 2026 KAI Terjual Hampir 700 Ribu, Masih Tersisa 377 Ribu Kursi
Siomay Program Makan Bergizi Gratis di Nganjuk Viral karena Keras Seperti Batu