Kader NU Se-Dunia Prihatin, Desak Kembali ke Khittah
Suara keprihatinan datang dari kader Nahdlatul Ulama yang tersebar di berbagai penjuru dunia. Mereka menyoroti dinamika internal yang sedang berlangsung di tubuh Pengurus Besar NU. Pernyataan ini dilontarkan usai mereka menggelar pertemuan virtual besar-besaran, yang dihadiri oleh ratusan peserta dari puluhan negara.
Juru bicara forum tersebut, Syukron MD, dengan tegas mengingatkan kembali. Pendirian NU oleh para masyayikh dulu, katanya, punya tujuan luhur yang tak boleh diselewengkan untuk kepentingan politik praktis belaka.
Mantan Wakil Sekretaris PWNU Jatim periode 2018-2023 itu lantas menyinggung Khittah 1926. Dokumen historis itu, baginya, adalah pedoman utama yang menegaskan posisi NU: organisasi sosial-keagamaan, bukan alat perebutan pengaruh politik. Forum mendesak agar NU kembali pada ruh pendiriannya yang tertuang dalam Muqoddimah Qonun Asasi.
Di sisi lain, Syukron menegaskan salah satu kewajiban penting warga NU adalah meneguhkan otoritas syuriyah sebagai puncak tertinggi organisasi. Semua keputusan yang keluar dari sana sifatnya mengikat dan wajib dijadikan pedoman.
Artikel Terkait
Peringatan MSCI dan Tantangan Reformasi Pasar Modal di Era Prabowo
Letjen Richard Tampubolon Desak Huntara Segera Rampung, Tinjau Langsung Tiga Kabupaten Terdampak Banjir
Diduga Serangan Jantung, Pria Tewas di Dalam Mobil yang Terparki Seharian di Bahu Tol Cikampek
Pencarian Remaja di Ciliwung Terhenti, Arus Deras Jadi Kendala