Menanggapi maraknya forum kultural di berbagai daerah seperti Bangkalan, Ploso, hingga Surabaya, Syukron punya pandangan khusus. Menurutnya, forum-forum itu tak perlu dipertentangkan satu sama lain, apalagi dengan keputusan formal Syuriyah.
Ia menambahkan, para mustasyar bisa menyampaikan pertimbangan resminya lewat rapat pleno PBNU. Bahkan, untuk kelancaran transisi, Gus Yahya bisa diundang untuk menyampaikan salam perpisahan jika diperlukan.
Harapan besar mereka tentu pada rapat pleno yang akan digelar. Forum berharap pertemuan itu menghasilkan keputusan kolektif yang mampu menghentikan kegaduhan dan memberi arah pasti menuju Muktamar 2026.
Di akhir pernyataannya, Syukron mengajak semua pihak untuk lebih mengedepankan ikhtiar batin lewat munajat dan doa. Ia juga meminta agar semua menahan diri dari membuat narasi yang mendiskreditkan para pimpinan.
Artikel Terkait
Peringatan MSCI dan Tantangan Reformasi Pasar Modal di Era Prabowo
Letjen Richard Tampubolon Desak Huntara Segera Rampung, Tinjau Langsung Tiga Kabupaten Terdampak Banjir
Diduga Serangan Jantung, Pria Tewas di Dalam Mobil yang Terparki Seharian di Bahu Tol Cikampek
Pencarian Remaja di Ciliwung Terhenti, Arus Deras Jadi Kendala