Agendanya cukup padat. Selain pembahasan tingkat akhir RUU Penyesuaian Pidana, ada seberapa laporan lain yang menunggu keputusan. Badan Legislasi (Baleg) akan menyampaikan laporan tentang perubahan Prolegnas, baik untuk prioritas 2026 maupun perubahan kedua untuk periode 2025-2029. Laporan dari Komisi V soal uji kelayakan calon pengurus LPJK periode 2025-2029 juga akan dibawa ke sidang ini.
Tak cuma itu, fraksi-fraksi akan menyampaikan pendapat mereka mengenai dua RUU usul inisiatif. Yang pertama adalah RUU tentang Badan Pembinaan Ideologi Pancasila dari Baleg. Yang kedua, RUU tentang Perlindungan Saksi dan Korban yang diusung Komisi XIII. Keduanya akan diputuskan apakah layak menjadi RUU usulan DPR.
Di sisi lain, rapat juga akan menetapkan keanggotaan pansus untuk dua RUU lain: Desain Industri dan Hukum Perdata Internasional. Semua agenda itu akan berpuncak pada pidato penutupan masa sidang oleh Ketua DPR.
Nah, dengan agenda sepanjang itu, rapat ini jelas bukan sekadar formalitas. Para anggota dewan tampaknya harus siap duduk lama. Hasilnya tentu dinanti-nanti, terutama untuk RUU Penyesuaian Pidana yang jadi sorotan utama.
Artikel Terkait
Mantan Menag Yaqut Diperiksa KPK, 8.400 Calon Haji Gagal Berangkat Akibat Kebijakan Kuota
Polisi Tutup Kasus Kematian Lula Lahfah: Tak Ada Unsur Pidana
Operasi Pekat Jaya 2026 Bubarkan Balap Liar dan Gagalkan Tawuran di Jakarta Timur
Porsche Cayenne Pakai Plat Palsu Kemhan, Sopir Bukan Pegawai Negara