Kasus ini memang memicu banyak tanda tanya. Seperti diketahui, Mirwan berangkat umrah bersama keluarga saat daerahnya sedang susah. Uniknya, juru bicara Pemprov Aceh, Muhammad MTA, mengungkap bahwa izin ke luar negeri Mirwan sebenarnya ditolak oleh Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem. Tapi, penolakan itu rupanya tak digubris.
Gelombang konsekuensi pun berlanjut. Partai Gerindra, tempat Mirwan bernaung, tak tinggal diam. Tak lama setelah kasusnya ramai disorot, partai mengambil langkah tegas.
Sekjen Gerindra, Sugiono, dengan nada kesal menyatakan partainya telah memecat Mirwan dari posisi Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan.
"Tadi saya dilaporkan mengenai Bupati Aceh Selatan yang juga merupakan Ketua DPC Gerindra Kabupaten Aceh Selatan. Sangat disayangkan sikap dan kepemimpinan yang bersangkutan," kata Sugiono kepada awak media pada Jumat lalu.
"Oleh karena itu DPP Gerindra memutuskan untuk memberhentikan yang bersangkutan sebagai Ketua DPC Gerindra Aceh Selatan," pungkasnya.
Jadi, selain menghadapi pemeriksaan pemerintah pusat, Mirwan juga sudah kehilangan posisinya di partai. Situasi yang cukup pelik untuknya.
Artikel Terkait
Bareskrim Ungkap Perdagangan 14 Ton Daging Domba Impor Kedaluwarsa Jelang Lebaran 2026
Polres Banjar Kerahkan 250 Personel dan Sediakan Pos Layanan untuk Mudik Lebaran 2026
Mudik Gratis DKI Dimulai Besok, Peserta Diharapkan Tepat Waktu di Monas
Veda Ega Pratama Diterima Program Bakat Elit Red Bull