Nah, yang jadi persoalan sekarang adalah bantuan. Desa Sekumur punya sekitar 280 kepala keluarga. Mereka semua sudah mengungsi ke tempat yang lebih aman, tapi hidup dalam keadaan serba kekurangan. Butuh uluran tangan, dan butuh segera.
Pemerintah setempat lewat juru bicaranya, Agusliayana Devita, mengaku telah mendapat laporan. Devi membenarkan kabar tentang hilangnya Desa Sekumur itu.
Ujarnya saat dikonfirmasi terpisah. Untuk saat ini, baru satu desa yang dilaporkan mengalami nasib serupa di wilayah tersebut.
Situasinya memang pelik. Bencana datang dan pergi, tapi pemulihannya masih panjang. Warga yang kehilangan segalanya kini hanya bisa berharap.
Artikel Terkait
Jakarta Siaga Banjir, 112 Pompa Mobile Dikerahkan ke Titik Rawan
Trump Tersandung Lidah: Islandia yang Disebut, Greenland yang Dikejar
Tengkorak Raib, Makam di Serang Dibongkar Misterius
Prabowo Masuk Board of Peace Trump, Pakar Ingatkan Jebakan Diplomasi