Dengan sangat hati-hati, petugas melangkah di atas tumpukan kayu, lumpur, dan bebatuan sisa amukan alam. Butuh waktu untuk mencapainya. Setelah berhasil, jasad korban pun dimasukkan ke dalam kantung jenazah dan dievakuasi menggunakan ambulans. Rencananya, jenazah akan dibawa ke RSUD Lubuk Basung untuk proses identifikasi lebih lanjut.
Siapa dia? Sampai saat ini identitasnya masih menjadi misteri. Petugas di lapangan memperkirakan korban adalah seorang bocah perempuan, berusia sekitar 8 tahun. Kondisinya memilukan; sulit dikenali, rambut nyaris tak bersisa, dan ditemukan dalam keadaan tidak mengenakan busana.
Di sisi lain, pencarian untuk korban lain maupun material terus digenjot. Kombes Ketut Gede Adi Wibawa, selaku Kasatgas BKO Polda Riau, menegaskan bahwa operasi masih berjalan. Tim gabungan dari Polda Sumbar, TNI, hingga Basarnas tetap bekerja.
"Pencarian hari ini masih berlanjut sambil kita lakukan pembersihan material," kata Kombes Ketut.
Fokus mereka kini tertuju pada pembersihan sisa-sisa material di Pasak Kayu Sawah Laweh, wilayah yang termasuk paling parah terdampak. Banyak rumah di sana hanyut tak bersisa, sisanya rusak berat. Operasi Aman Nusa II ini sendiri direncanakan akan berlangsung hingga tanggal 12 Desember mendatang. Perjuangan di lapangan masih panjang.
Artikel Terkait
Macron Berpidato dengan Kacamata Hitam di Davos, Trump Langsung Sindir
Tunisia Dilanda Banjir Terparah dalam 70 Tahun, 5 Tewas dan 4 Masih Hilang
Kapolres Serang Ngariung dengan Buruh, Komunikasi Tiga Arah Jadi Kunci
Serangan Silang di Kryvyi Rig dan Adygea: Dua Tewas di Ukraina, Sebelas Luka di Rusia