"Ada yang bekas gergaji," ungkapnya singkat.
Dugaan sementara, kemungkinan besar ada aktivitas penebangan di hulu sebelum banjir bandang menerjang. Kayu-kayu gelondongan itu lalu terhanyut air bah dan ikut menambah parah kerusakan dan penyumbatan di daerah yang dilanda bencana.
Namun begitu, soal makna dari nomor '3' berwarna merah itu, Abah Zeans mengaku belum punya jawaban pasti. Apakah itu penanda lama atau baru, masih gelap. Fokusnya dan tim relawan saat ini masih tertuju pada misi pertolongan korban, belum pada penyelidikan lebih lanjut. Ia juga belum sempat menggali informasi dari warga setempat secara mendetail.
Temuan ini tentu saja menyisakan tanda tanya besar. Asal-usul kayu gelondongan itu menjadi misteri yang ikut terseret oleh arus banjir, menunggu untuk diungkap.
Artikel Terkait
Kemenag Mulai Cairkan Tunjangan Profesi Guru Madrasah Secara Bertahap
Prabowo Bahas Peran Indonesia di Panggung Perdamaian Global dengan Ulama dan Ormas Islam
Bank Mandiri dan BNI Sediakan Setor-Tarik Pecahan Kecil via ATM Jelang Ramadan 2026
Pemerintah Tetapkan Jadwal Libur Sekolah Lebaran 2026 dalam Dua Periode