Banjir di Sumatera yang membawa puluhan kayu gelondongan kini jadi sorotan. Menanggapi hal itu, Kementerian Kehutanan langsung bergerak. Mereka telah mengambil sampel kayu untuk diteliti lebih lanjut.
Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkapkan, pihaknya punya cara unik untuk mengusut asal-usul kayu tersebut. Teknologi yang disebut AIKO akan mereka gunakan. Alat identifikasi kayu otomatis itu, kata dia, bisa membaca anatomi kayu dengan detail.
"Sudah kami ambil sampelnya. Nanti pakai teknologi sederhana, AIKO, untuk tahu anatomi kayunya," ujar Raja Juli.
Dia menjelaskan, teknologi itu bukan cuma bisa mengonfirmasi apakah kayu itu benar-benar ditebang. Lebih dari itu, AIKO juga bisa melacak dari mana asal kayu tersebut.
"Cacat di kayu itu bisa jadi petunjuk. Kalau bekas dorongan buldozer, itu satu indikasi. Kalau potongannya rapi pakai gergaji, itu cerita lain. Kami dapatkan beberapa indikasi awal, tapi belum final. Nanti hasil pasti kami sampaikan ke publik," jelasnya lagi.
Di sisi lain, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga memberikan temuan sementara dari tim gabungan di lapangan. Menurutnya, ada hal mencolok dari beberapa kayu yang ditemukan.
"Jenis kayunya macam-macam. Tapi yang jelas, beberapa di antaranya menunjukkan bekas potongan gergaji mesin atau senso. Itu yang akan kami dalami," kata Sigit.
Untuk mengusut tuntas kasus ini, Polri dan Kemenhut sepakat membentuk Satgas Gabungan. Saat ini, tim sudah turun ke lokasi. Mereka berencana menyusuri sungai dari hulu hingga hilir, melacak jejak kayu-kayu yang hanyut itu.
"Tim sedang bekerja di lapangan. Mereka akan berkoordinasi dengan pihak Kehutanan, menyisir daerah aliran sungai yang terdampak untuk mencari titik terang," pungkas Kapolri.
Artikel Terkait
Pegawai Toko Roti Tewas Dibacok di Cengkareng, Cekcok Senggolan Motor Berujung Maut
Kelompok Cipayung Plus Desak Presiden Evaluasi Kepala BGN Imbas Boros Anggaran dan Dugaan Cacat Prosedur
Fraksi Golkar Dukung Pelibatan TNI dalam Pembekalan Nasionalisme bagi Mahasiswa LPDP
BMKG: Sebagian Wilayah Indonesia Mulai Masuk Musim Kemarau pada Mei 2026