Di Cikande, Serang, ada satu rumah warga yang kondisinya cukup mengkhawatirkan. Tingkat kontaminasi zat radioaktif di dalamnya terpantau lebih tinggi. Hal ini diungkapkan oleh Haendra Subekti, Deputi Bidang Pengkajian Keselamatan Nuklir Bapeten. Menurutnya, salah satu opsi yang bisa diambil adalah merelokasi penghuninya secara permanen, lalu merobohkan bangunan tersebut.
"Salah satu opsi adalah memang merelokasi penduduknya secara permanen sehingga rumah itu bisa dirobohkan," ujar Haendra, Kamis lalu.
Namun begitu, sampai saat ini belum ada rekomendasi resmi untuk eksekusi rencana itu. Rumah itu sendiri masih dalam status terkunci, dipasangi segel sebagai batas aman. Kajian mendalam untuk mencari cara mendekontaminasi lokasi masih terus digelar, berharap menemukan titik terang.
Upaya pembersihan zat radioaktif, papar Haendra, punya beberapa alternatif. Bisa dengan penimbunan tanah biasa, atau metode yang lebih rumit: menimbun dengan tanah yang sebelumnya sudah dilapisi semen. Tujuannya jelas, untuk menekan sifat radioaktifnya.
Artikel Terkait
TNI Buka Pendaftaran Taruna Akademi TNI 2026, Berikut Syarat dan Jadwalnya
PLN Beri Diskon Tambah Daya Listrik Khusus Pelanggan 1 Fasa di Ramadan 2026
Alumni Agraria Sumbang Masukan untuk RUU Administrasi Pertanahan
Investor China dan Rekan Dianiaya Massa Saat Tinjau Calon Tambang Emas di Enrekang