Dari Bandara Rembele, Selasa lalu, suasana tampak sibuk. Safrizal ZA, Dirjen Bina Adwil Kemendagri, turun langsung memantau kedatangan bantuan logistik untuk korban banjir bandang di Bener Meriah dan Aceh Tengah. Ia memastikan distribusi berjalan lancar.
Kunjungannya ini punya tujuan jelas: memastikan bantuan pemerintah pusat benar-benar sampai dengan cepat ke tangan yang membutuhkan. Tak cuma memantau, di bandara itu juga digelar pertemuan konsolidasi yang dihadiri Gubernur Aceh dan Bupati Bener Meriah.
"Penanganan bencana mustahil dilakukan satu pihak saja," tegas Safrizal, Rabu (3/12/2025).
"Pemerintah pusat tidak bisa sendiri, pemerintah daerah juga tidak bisa sendiri. Semua harus bergerak bersama. Intinya, warga harus cepat tertolong. Tidak boleh ada yang ditinggalkan."
Menurutnya, kedatangan langsung ini penting untuk memvalidasi kebutuhan di lapangan. Ia tiba bersama Gubernur Aceh menggunakan pesawat TNI AL, bukan sekadar formalitas. Tujuannya, memberi arahan agar distribusi bantuan ke dua kabupaten itu bisa lebih dipercepat.
Di sisi lain, ada kendala logistik yang menarik. Kabupaten Aceh Tengah tak punya bandara memadai. Maka, semua logistik yang datang dialirkan melalui Bandara Rembele di Bener Meriah.
"Logistik yang tiba di Rembele dibagi dua," ujar Safrizal menjelaskan situasi di lapangan. "Sebagian untuk Aceh Tengah, sebagian lagi untuk Bener Meriah. Ini bentuk nyata kerja sama kita."
Masalah lain yang mengemuka adalah komunikasi. Jaringan masih terputus di sejumlah titik. Menanggapi ini, Kemendagri tak hanya kirim makanan. Mereka juga menyiapkan bantuan tambahan berupa perangkat internet portabel untuk Pemkab Bener Meriah.
"Informasi adalah kunci dalam bencana," jelas Safrizal. "Selain bantuan logistik dari Gubernur, kami bantu alat jaringan untuk menembus blank spot sinyal."
Dari kejadian ini, Safrizal kembali menekankan soal ketahanan daerah. Bukan cuma soal fisik seperti infrastruktur, tapi juga hal-hal seperti tata kelola pemerintahan, kapasitas fiskal, dan tentu saja, partisipasi warga.
"Kolaborasi adalah kuncinya," tutupnya dengan nada tegas. "Bencana cuma bisa diatasi kalau semua bergerak bersama. Untuk rakyat, kita tidak boleh menyerah."
Artikel Terkait
Perundingan Iran-AS Buntu, Harga Minyak Melonjak dan Ketegangan Global Kembali Meningkat
DPRD DKI Minta Pajak Kendaraan Listrik Diterapkan Secara Proporsional
Petugas Secret Service Tertembak saat Bertugas di Acara White House Correspondents Dinner, Pelaku Ditangkap
Perang New Orleans: Pertempuran yang Terjadi Setelah Perjanjian Damai Ditandatangani