Komjen Dedi Prasetyo, sang Wakapolri, turun langsung ke Aceh Tamiang. Tujuannya jelas: meninjau kondisi dan kebutuhan warga yang porak-poranda diterjang banjir. Kunjungannya berhenti di Pendopo Bupati setempat, yang menjadi salah satu titik koordinasi bantuan.
Di depan bangunan utama, suasana terlihat cukup cair. Bupati Armia Fahmi memanggil istrinya yang sedang berada di bangunan sebelah. Dari kejauhan, sang istri pun bergegas menghampiri. Ia datang dengan langkah cepat, bahkan tanpa alas kaki.
Sesampainya di dekat Komjen Dedi, emosi yang tertahan itu akhirnya meluap. Perempuan itu menutup wajahnya dengan kedua tangan, tak kuasa menahan haru. Raut sedihnya menggambarkan betapa berat musibah yang menimpa keluarganya dan seluruh masyarakat Aceh Tamiang.
"Yang sabar ya, Mbak. Kami (Polri) akan membantu, pasti kami akan membantu,"
ucap Komjen Dedi, mencoba menenangkan.
Kata-kata penyemangat terus dialirkannya. Di sampingnya, Bupati Armia sendiri tampak berusaha menenangkan sang istri. "Sehat selalu ya, Mbak," tambah Komjen Dedi lagi, menyempurnakan ungkapan dukungannya.
Tak cuma kata-kata, bantuan konkret juga dibawa. Di area pendopo itu, Komjen Dedi menyerahkan sejumlah barang kebutuhan pokok. Ada beras, ada juga mie instan. Menanggapi hal ini, Bupati Armia berjanji bantuan akan disalurkan melalui Kepala Dusun agar distribusinya merata ke semua warga yang membutuhkan.
Kehadiran bantuan itu rupanya menarik perhatian. Beberapa warga yang melihat pun mendekat. Mereka menyampaikan terima kasih dan bersalaman hangat dengan mantan Irwasum Polri tersebut.
"Kami berharap pemerintah murah rezeki, dapat memberi kami tempat tinggal yang layak di daerah mana gitu. Bisa dibantu,"
keluh Asih, seorang warga dari Kualasimpang, Lingkungan Pahlawan. Suaranya mewakili harapan banyak orang yang rumahnya hanyut atau rusak parah. Harapan untuk segera bangkit.
Artikel Terkait
Pemda DIY: Tak Ada Toleransi bagi Pelaku Kekerasan Anak di Daycare Little Aresha
Kebakaran Gudang PT. Lucky di Tangerang Hanguskan Isi Makanan Kucing dan Perabot, Kerugian Capai Rp 10 Miliar
Anggota TNI Dianiaya di Stasiun Depok Baru Usai Tegur Ibu yang Pukul Anak
Jemaah Haji Indonesia Diimbau Jaga Kaki dari Lecet dan Panas, Petugas Siapkan Gelar Identitas Antisipasi Tersesat