Masih ada satu korban lagi yang jadi perhatiannya. Orang ini belum mau dirujuk ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut.
"Insyaallah nanti Pak Lurah bersama Pak Erwin, warga, dan Pak Kapolsek akan membantu membujuk agar korban dibawa ke rumah sakit," kata Budi, berharap upaya persuasif bisa berhasil.
Di sisi lain, peristiwa ini jadi pengingat yang keras tentang betapa berbahayanya cuaca ekstrem. Budi tak henti-hentinya mengimbau warganya untuk lebih waspada. Desember ini, katanya, cuaca memang sedang tidak bersahabat.
"Saya juga mengimbau masyarakat, jika cuaca sedang tidak baik, lebih baik tetap di rumah. Karena di bulan Desember ini, masyaallah, banyak sekali kejadian bencana," tuturnya.
Harapannya sederhana: Kota Serang tetap aman dan selalu dalam lindungan. Namun, duka dari sawah di Kasemen sore itu pastinya akan terus membekas lama.
Artikel Terkait
Anggota DPR Desak Transparansi Penyelidikan Jatuhnya Pesawat KKP di Bulusaraung
Kobaran Api di Chili Selatan Tewaskan 15 Jiwa, Puluhan Ribu Warga Mengungsi
Pajero Ugal-ugalan Tabrak Pemotor, Berakhir di Pagar Mapolda Jambi
Pezeshkian Peringatkan AS: Serang Pemimpin Tertinggi Iran Berarti Perang Total