Untuk jembatan, yang rusak tercatat 299 unit. Sementara itu, tempat ibadah yang rusak ada 129, fasilitas kesehatan 9, dan bangunan sekolah sebanyak 323 unit ikut menjadi korban.
Kerusakan pada rumah penduduk pun luar biasa. Rumah dengan kerusakan berat mencapai 3.600 unit. Lalu, ada 2.100 rumah rusak sedang, dan 3.700 lainnya mengalami kerusakan ringan. Bayangkan saja, ribuan keluarga kini kehilangan tempat bernaung.
Kalau dirangkum, total korban yang terdampak bencana ini baik langsung maupun tidak mencapai sekitar 3,3 juta jiwa. Sebuah angka yang sangat besar. Wilayahnya pun luas, meliputi 50 kabupaten di tiga provinsi.
Menurut sejumlah saksi di lokasi, kondisi di tanah lapang dan posko pengungsian masih sangat memprihatinkan. Bantuan logistik dan tenaga medis masih sangat dibutuhkan untuk meringankan beban mereka yang selamat.
Artikel Terkait
Davos Bergemuruh: Trump dan Dunia yang Retak di Panggung Elite Global
Kopi Subang Tembus Aljazair, Koperasi GLB Buktikan Daya Saing Global
Polisi Siaga Penuh di Titik Rawan Macet Pekanbaru Selama Libur Panjang
Delegasi AS ke Denmark: Kunjungan Damai Usai Polemik Pembelian Greenland