Dalam acara internal Partai Demokrat belum lama ini, Susilo Bambang Yudhoyono punya pernyataan yang cukup tegas. Mantan presiden itu bilang, matahari di partainya cuma satu: Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY. Lantas, apa maksud pernyataan SBY itu?
Wakil Ketua Umum PD, Dede Yusuf, mencoba menjabarkannya saat ditemui di sekitar Senayan, Jakarta, Selasa lalu. Menurutnya, SBY saat ini berperan lebih sebagai mentor, bukan lagi pengambil keputusan di internal partai.
"Itu kan dalam acara internal," ujar Dede.
"Kita harus selalu sampaikan, walaupun Bapak sudah tidak lagi dalam arti berada di dalam partai tetapi beliau kan hanya sebagai mentor."
Intinya, semua keputusan kini ada di tangan AHY sebagai Ketua Umum. Dede menegaskan, setiap kader tinggal mengikuti. "Jadi apapun keputusan Ketua Umum, itulah yang akan kita ikuti," ungkapnya.
Ia melanjutkan, konteks 'matahari kembar' yang sempat ramai dibicarakan itu sebenarnya sederhana. Tujuannya agar komunikasi partai tetap satu komando. "Satu komandonya ya ketua umum," tegas Dede.
Di sisi lain, isu lain yang juga hangat adalah wacana Pilkada lewat DPRD. Soal ini, Dede Yusuf menyebut Partai Demokrat pada prinsipnya mengikuti Presiden Prabowo Subianto. Alasannya, prosesnya masih panjang dan ada prioritas lain yang lebih mendesak.
"Kita lihat proses ini masih panjang," katanya, yang juga menjabat sebagai Wakil Ketua Komisi II DPR.
"Ada beberapa hal yang harus diselesaikan dulu, misalnya masalah rehabilitasi bencana di Sumatera. Mendagri saja sudah ditunjuk jadi kepala satgasnya."
Artikel Terkait
DPR Usulkan Revisi UU Bencana untuk Perkuat Kekuatan BNPB
Bus Transjakarta Tabrak Tiang Listrik, Lalu Lintas Jagakarsa Lumpuh Berjam-jam
Jerman Anggap Wacana Akuisisi Greenland oleh AS Tak Serius
Prabowo Kirim Sinyal Kuat, Kunjungan Perdana ke IKN Diikuti Para Menteri