Kendari kembali ramai oleh geliat ekonomi. Di pelataran eks MTQ, Rabu (4/3) lalu, suasana berbeda terlihat. Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia setempat dan Bank Sultra sukses menggelar acara bertajuk Ramadhan Sultra Fest.
Acara ini jelas punya misi. Di bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah ini, fokusnya adalah mendongkrak usaha mikro, kecil, dan menengah. Momentumnya tepat. Bulan puasa kan identik dengan peningkatan konsumsi masyarakat. Nah, di sinilah UMKM bisa dapat panggung yang lebih luas.
Kolaborasi tiga pihak ini menarik untuk dicermati. Di satu sisi, Pemprov punya otoritas dan jaringan. Sementara itu, KPwBI Sultra dan Bank Sultra membawa kekuatan dari sisi finansial dan pendampingan teknis. Sinergi semacam ini diharapkan bisa bikin UMKM lokal tak hanya bertahan, tapi juga berkembang pesat.
Ramadhan Sultra Fest sendiri diharapkan jadi lebih dari sekadar bazar biasa. Ia diidealkan sebagai wadah pengembangan kapasitas. Dengan dukungan yang tepat, pelaku usaha kecil bisa naik kelas. Mereka bisa belajar mengelola keuangan, memperluas pemasaran, dan meningkatkan kualitas produk semua dalam semangat Ramadan yang penuh berkah.
Jadi, acara ini bukan cuma soal jual-beli. Lebih dari itu, ia adalah langkah nyata untuk membangun ketahanan ekonomi daerah dari akar rumput. Dan semua itu dimulai dari Kendari.
Artikel Terkait
Kepala Sekolah Jadi Faktor Penentu Keberhasilan Sekolah Rakyat, Pengawasan Berkelanjutan Diperlukan
Pertamina Naikkan Harga Pertamax dan Pertamax Green per 10 Juni 2026, Berlaku Bervariasi di Daerah
Mobil Box Muatan Biji Plastik Terguling di Flyover Pesing, Macet Parah Arah Cengkareng
Prabowo Setujui Penambahan Program Bedah Rumah 400 Ribu Unit pada 2027