Banjir yang menerjang Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, sempat membuat situasi mencekam. Sekitar 50 warga dilaporkan terjebak di dalam hutan. Kabar baiknya, mereka akhirnya berhasil keluar dengan selamat. Tapi, proses evakuasinya ternyata tidak melibatkan tim resmi sama sekali.
Rosmawati Zebuah (30), yang keluarganya termasuk dalam kelompok itu, mengonfirmasi hal tersebut. Menurutnya, semua dilakukan secara mandiri.
"Sudah (evakuasi), nggak ada (dibantu Basarnas atau BPBD)," ujar Rosmawati, Rabu (3/12/2025).
Ceritanya begini. Kelompok warga itu baru bisa menyelamatkan diri pada Kamis (27/11). Mereka sudah terperangkap selama dua hari. Namun, kabar bahwa mereka sudah aman baru sampai ke telinga Rosmawati tiga hari kemudian, tepatnya Minggu (30/11).
Artikel Terkait
Gunung Semeru Erupsi Disertai Awan Panas, Warga Diimbau Jauhi Radius Bahaya
Pemerintah Rilis Tarif Normal Tol Trans Jawa Sebelum Diskon Mudik 2026
Dokter Richard Lee Ditahan Usai Bolos Pemeriksaan Demi Live TikTok
TNI AL Gelar Latihan Tempur Pertahanan Udara di Perbatasan Kalimantan Utara