"Mereka keluarnya itu hari Kamis katanya adik saya," jelas Rosmawati. "Baru bisa komunikasi dengan saya hari Minggu, adik saya nyari jaringan ke Pandan."
Lalu, bagaimana caranya mereka bisa keluar? Rosmawati membeberkan aksi nekat adik laki-lakinya yang berusia 25 tahun. Melihat kondisi warga yang mulai kelaparan, sang adik memutuskan untuk mengambil risiko. Dia berenang menyeberangi sungai yang arusnya masih deras dan tinggi pada Kamis itu.
Setelah berhasil mencapai seberang, tepatnya di Huta Bolon, Kecamatan Tukka, perjuangan belum berakhir. Adik Rosmawati itu lalu bergegas mencari pertolongan. Dia mendatangi keluarga-keluarga lain dari warga yang masih terjebak untuk mengatur penyelamatan.
Jadi, keselamatan puluhan warga itu benar-benar diperjuangkan sendiri. Sebuah upaya yang penuh nyali di tengah situasi yang serba sulit.
Artikel Terkait
Prancis Tolak Rencana Trump Bentuk Dewan Perdamaian Gaza
Tragedi di Jalan Vanderbijlpark: 13 Pelajar Tewas dalam Tabrakan Minibus Sekolah
Korban Baru Lapor Polisi, Rp 1 Miliar Raib Diduga Tipu Trading Timothy Ronald
Tim SAR Temukan Barang Korban dan Serpihan Pesawat di Medan Terjal Bulusaraung