Warga Tapanuli Tengah Selamatkan Diri Sendiri Usai Terjebak Banjir Dua Hari

- Rabu, 03 Desember 2025 | 04:15 WIB
Warga Tapanuli Tengah Selamatkan Diri Sendiri Usai Terjebak Banjir Dua Hari

Banjir yang menerjang Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatera Utara, sempat membuat situasi mencekam. Sekitar 50 warga dilaporkan terjebak di dalam hutan. Kabar baiknya, mereka akhirnya berhasil keluar dengan selamat. Tapi, proses evakuasinya ternyata tidak melibatkan tim resmi sama sekali.

Rosmawati Zebuah (30), yang keluarganya termasuk dalam kelompok itu, mengonfirmasi hal tersebut. Menurutnya, semua dilakukan secara mandiri.

"Sudah (evakuasi), nggak ada (dibantu Basarnas atau BPBD)," ujar Rosmawati, Rabu (3/12/2025).

Ceritanya begini. Kelompok warga itu baru bisa menyelamatkan diri pada Kamis (27/11). Mereka sudah terperangkap selama dua hari. Namun, kabar bahwa mereka sudah aman baru sampai ke telinga Rosmawati tiga hari kemudian, tepatnya Minggu (30/11).

"Mereka keluarnya itu hari Kamis katanya adik saya," jelas Rosmawati. "Baru bisa komunikasi dengan saya hari Minggu, adik saya nyari jaringan ke Pandan."

Lalu, bagaimana caranya mereka bisa keluar? Rosmawati membeberkan aksi nekat adik laki-lakinya yang berusia 25 tahun. Melihat kondisi warga yang mulai kelaparan, sang adik memutuskan untuk mengambil risiko. Dia berenang menyeberangi sungai yang arusnya masih deras dan tinggi pada Kamis itu.

Setelah berhasil mencapai seberang, tepatnya di Huta Bolon, Kecamatan Tukka, perjuangan belum berakhir. Adik Rosmawati itu lalu bergegas mencari pertolongan. Dia mendatangi keluarga-keluarga lain dari warga yang masih terjebak untuk mengatur penyelamatan.

Jadi, keselamatan puluhan warga itu benar-benar diperjuangkan sendiri. Sebuah upaya yang penuh nyali di tengah situasi yang serba sulit.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar