Mau liburan Natal dan Tahun Baru? Jangan lupa cek prakiraan cuaca dulu. Soalnya, pas libur Nataru nanti, laut-laut di Indonesia biasanya lagi ramai banget. BMKG bilang, dari Desember sampai Februari, selain hujan deras, gelombang laut juga cenderung lebih tinggi ketimbang bulan-bulan biasa.
Di akun Instagram-nya @infobmkg, mereka bilang periode Desember-Januari-Februari itu bukan cuma musim hujan. Aktivitas cuaca di laut kita lagi sibuk-sibuknya. Bayangin aja kayak jalan tol pas arus mudik, atmosfer di atas Indonesia juga lagi "padat merayap" karena berbagai fenomena angin. Alhasil, laut pun jadi lebih bergelora.
Laut Akhir Tahun: Apa Saja yang Bikin Sibuk?
Nah, biar lebih jelas, ini beberapa hal yang bikin laut kita bergejolak di penghujung tahun.
Angin Monsun Asia itu salah satu aktor utamanya. Angin yang berembus dari Asia menuju Australia ini jadi pemicu utama gelombang tinggi di banyak perairan dalam negeri kita.
Lalu ada juga Gelombang Alun (Swell). Wilayah yang berhadapan langsung dengan samudra, kayak barat Sumatera atau selatan Jawa sampai NTT yang ngadep Samudra Hindia, bakal terima kiriman gelombang dari tengah lautan. Begitu juga perairan utara Papua yang menghadap Pasifik. Karena itu, gelombangnya bisa bertahan di level sedang sampai tinggi, alias lebih dari 1,5 meter.
Artikel Terkait
Sembunyi di Bawah Tanah: Rongga Karst dan Ancaman Lubang Runtuhan
Mantan Bos Garuda Ajukan PK, Bawa Dua Bukti Baru untuk Bebas
Putin Angkat Telepon, Tawarkan Diri Jadi Penengah di Tengah Ketegangan Israel-Iran
Iran Tangkap 3.000 Orang, Trump Ancam Serang Titik Terlemah