Di Flores Ballroom, Hotel Borobudur, Jakarta, Senin malam lalu, suasana tampak meriah. Kementerian Dalam Negeri bersama Tempo Media Group baru saja menggelar Apresiasi Kinerja Pemerintahan Daerah 2025. Intinya, acara ini memberi penghargaan bagi pemerintah daerah yang dinilai berprestasi. Tujuannya sederhana tapi penting: membangun iklim kompetisi sehat antar-Pemda agar mereka terus berlomba menelurkan kebijakan terbaik untuk masyarakat.
Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, hadir langsung dalam kesempatan itu. Dalam sambutannya, ia berharap pemberian reward semacam ini bisa memacu semangat para kepala daerah. Apalagi, mereka umumnya dipilih langsung oleh rakyat melalui Pilkada. Menurut Tito, kondisi itu seharusnya jadi legitimasi kuat untuk bekerja lebih giat memenuhi harapan publik.
Ia pun mengapresiasi penyelenggaraan tahun ini. Pasalnya, kategori penghargaannya menyentuh tugas-tugas utama seorang kepala daerah. Tak tanggung-tanggung, isunya beragam mulai dari penanggulangan kemiskinan, perbaikan layanan pendidikan dan kesehatan, penyerapan tenaga kerja, hingga pengendalian inflasi. Pertumbuhan ekonomi, baik dari sektor pertambangan maupun non-pertambangan, juga jadi bahan penilaian. Belum lagi soal tata kelola pemerintahan daerah yang baik.
Yang menarik, format penilaiannya dianggap cukup adil. Daerah-daerah dipertandingkan berdasarkan kapasitas fiskal masing-masing. Dengan cara ini, persaingan bisa berlangsung lebih sportif. Daerah dengan anggaran terbatas punya kesempatan yang sama untuk bersinar.
Artikel Terkait
Sidang Perdana Kasus Sertifikasi K3: Mantan Wamen Noel dan 10 Terdakwa Lainnya Hadapi Dakwaan
Panggung Isra Mikraj Banyuwangi Berujung Polemik: Hiburan Usai Acara Dinilai Abaikan Kesakralan
Anggota DPR Desak Transparansi Penyelidikan Jatuhnya Pesawat KKP di Bulusaraung
Kobaran Api di Chili Selatan Tewaskan 15 Jiwa, Puluhan Ribu Warga Mengungsi