Dua Ton Sabu dan Wajah yang Selalu Berubah: Kisah Buronan Rp 5 Triliun yang Dicokok di Kamboja

- Selasa, 02 Desember 2025 | 12:20 WIB
Dua Ton Sabu dan Wajah yang Selalu Berubah: Kisah Buronan Rp 5 Triliun yang Dicokok di Kamboja

Dewi Astutik, atau yang biasa dipanggil PA, akhirnya dicokok. Usianya 43 tahun. Operasi gabungan yang melibatkan BNN, Interpol, dan BAIS berhasil menangkapnya di Kamboja. Kasusnya? Tak main-main: penyelundupan dua ton sabu dengan nilai fantastis, mencapai Rp 5 triliun. Di mata tetangganya, perempuan ini punya kebiasaan unik: penampilannya kerap berubah-ubah, susah ditebak.

Menurut sejumlah saksi, kesan itu bukan omong kosong. Mbah Misiyem, tetangga sekaligus saksi mata dari Dukuh Sumber Agung, membenarkan. Gaya Dewi memang sering tak sama dari waktu ke waktu.

"Awalnya rambutnya pendek, tapi sering berubah-ubah," kenang Mbah Misiyem.

Dari cerita Mbah Misiyem, rencana ke Kamboja itu sudah disampaikan Dewi. Itu terjadi usai Lebaran 2023 silam. Alasannya klasik: cari kerja. Dia merasa bingung karena di rumah tak punya pekerjaan tetap.

"Waktu itu pamitnya habis Lebaran, bilangnya mau kerja ke Kamboja. Saya sempat tanya kok jauh sekali, dia jawab di rumah nggak ada kerjaan. Saya juga tanya suaminya ditinggal gimana, dia bilang nggak apa-apa," imbuh Misiyem lagi.

Sebelumnya, ternyata Dewi sudah lama merantau. Puluhan tahun dihabiskannya bekerja di Taiwan. Pulang ke Ponorogo cuma sebentar, sebulan mungkin, lalu dia sudah packing lagi. Tujuannya kali itu Kamboja, masih dengan dalih yang sama: urusan pekerjaan.

Penerbangan Kembali ke Tanah Air

Lalu, bagaimana bisa dia berakhir di tangan aparat? Rupanya, nama Dewi sudah tercantum dalam daftar buronan Interpol untuk kasus narkoba berskala raksasa itu. Penangkapan di Kamboja menjadi akhir dari pelariannya.

Dan kabar terbarunya, Dewi akan segera dibawa pulang. Informasi yang beredar pada Selasa (2/12/2025) menyebut, dia akan diterbangkan ke Indonesia hari ini juga. Kepala BNN sendiri yang memimpin operasi ini, menunjukkan betapa seriusnya kasus ini.

Detil penangkapannya masih diselimuti kabut. BNN berjanji akan memberikan penjelasan lengkap. Rencananya, jumpa pers akan digelar tak lama setelah Dewi tiba di Indonesia. Kita tunggu saja perkembangannya.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar