Sabtu (28/2/2026) siang, suasana Pondok Pesantren Al Hamid Putra di Cipayung, Jakarta Timur, tampak ramai. Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, bersama Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri, hadir dalam Safari Ramadan yang juga dihadiri sejumlah pemuka agama. Pramono, dengan baju koko putih, duduk tenang di samping sang Kapolda.
Tak sendirian, mereka didampingi Wali Kota Jakarta Timur Munjirin dan Kapolres Metro Jaktim Kombes Alfian beserta jajarannya. Acara berlangsung khidmat, namun ada beberapa usulan penting yang mengemuka dari Gubernur.
Pramono punya gagasan. Ia ingin haul untuk ulama-ulama Betawi digelar secara rutin setiap Juni, bertepatan dengan HUT Jakarta.
"Saya betul-betul berkeinginan Pemerintah DKI Jakarta untuk haul ulama-ulama Betawi, Jakarta, dalam rangka menyambut hari ulang tahun Jakarta setiap bulan Juni, dan diadakan di Monas. Nanti yang jadi tuan rumah adalah Pemerintah DKI Jakarta," kata Pramono.
Menurutnya, ini bentuk penghormatan sekaligus doa untuk para ulama dan tokoh yang telah berjasa. Nama seperti Mohammad Husni Thamrin disebutnya sebagai contoh. Rencananya, Monas akan jadi lokasi acara tersebut.
Di sisi lain, ia juga berniat menghidupkan lagi Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ). Ia ingin kompetisi ini dimulai dari akar rumput.
Artikel Terkait
Wapres Gibran Hadiri Puncak Imlek Festival 2577 di Tengah Nuansa Ramadhan
KBRI Doha Imbau WNI di Qatar Waspada Usai Serangan AS-Israel ke Iran
Iran Balas Serangan, Hantam Pangkalan AS di Bahrain dan Sejumlah Negara Teluk
Ustaz Zacky Mirza Ingatkan Ramadan Momentum Perbaiki Silaturahmi di Bogor