Di luar Kedutaan Besar Portugal, antrean panjang terlihat tak biasa. Ribuan warga Israel rela berdesakan, berharap bisa mendaftar sebagai warga negara Portugal. Apa yang terjadi?
Fenomena ini sebenarnya sudah terasa sejak akhir tahun lalu. Pemicu utamanya adalah serangan Hamas pada 7 Oktober 2023. Sejak peristiwa itu, rasa takut dan keinginan untuk punya opsi lain mendorong banyak orang mencari paspor kedua. Mereka ingin jaminan keamanan, sebuah jalan keluar jika keadaan memburuk.
Menurut laporan The Times of Israel, pemandangan antrean mengular itu terjadi di Ramat Hasharon. Lokasinya di Gedung Cinema City Gliot, yang jadi tempat kedutaan. Sudah sejak Jumat lalu, orang-orang mulai berdatangan.
Yang menarik, kedutaan ternyata mengizinkan kedatangan tanpa janji temu. Jadi, siapa pun bisa datang langsung, lalu mengatur jadwal untuk urusan pendaftaran kewarganegaraan atau perpanjangan paspor.
Artikel Terkait
Sembunyi di Bawah Tanah: Rongga Karst dan Ancaman Lubang Runtuhan
Mantan Bos Garuda Ajukan PK, Bawa Dua Bukti Baru untuk Bebas
Putin Angkat Telepon, Tawarkan Diri Jadi Penengah di Tengah Ketegangan Israel-Iran
Iran Tangkap 3.000 Orang, Trump Ancam Serang Titik Terlemah