Keempat pelaku itu kini sudah diamankan. Mereka berinisial WL (28), AIN (36), PE (23), dan S (25). Tapi, bagaimana semua ini bisa terjadi? Kisahnya berawal dari sebuah lamaran kerja.
Seorang wanita muda, DPA (25), berniat melamar sebagai ladies companion atau pemandu lagu di Batam. Konon, info lowongan itu dia dapatkan dari media sosial. Sayangnya, harapan untuk bekerja justru berakhir tragis. Bukannya mendapat pekerjaan, DPA malah mengalami penyiksaan selama tiga hari di kawasan Batu Ampar.
Keadaan itu berujung pada kematiannya.
Kapolsek Batu Ampar, Kompol Amru Abdullah, menjelaskan kronologi penemuan korban. Semua terungkap pada Sabtu (29/11) lalu. Saat itu, empat orang membawa tubuh DPA ke RS Santa Elisabeth Sei Lekop Sagulung.
Artikel Terkait
Presiden Iran Kecam AS-Israel dalam Telepon dengan Putin, Desak Dukungan Internasional
Malut United Tantang PSM Makassar yang Terpuruk di BRI Liga 1
Kapolri Pimpin Aksi Tanam Jagung Nasional, Targetkan Produksi Hampir 2 Juta Ton
Perang dengan Iran Rugikan Ekonomi Israel Rp50 Triliun per Pekan