Kondisinya sudah tak bernyawa. Para petugas keamanan rumah sakit yang curiga kemudian melaporkan kejadian ini ke polisi. Laporan itulah yang membuka jalan penyelidikan.
Polisi pun bergerak cepat. Setelah melakukan penyelidikan, dugaan kuat mengarah pada tindak penganiayaan. Amru menyatakan bahwa korban diduga menjadi korban penganiayaan hebat.
Jadi, sederhananya, ini bermula dari lamaran kerja. DPA diterima oleh para pelaku, namun yang menunggunya bukanlah kontrak, melainkan siksaan selama tiga hari yang tak terperi. Sebuah awal yang kelam untuk sebuah mimpi mencari nafkah.
Artikel Terkait
Presiden Iran Kecam AS-Israel dalam Telepon dengan Putin, Desak Dukungan Internasional
Malut United Tantang PSM Makassar yang Terpuruk di BRI Liga 1
Kapolri Pimpin Aksi Tanam Jagung Nasional, Targetkan Produksi Hampir 2 Juta Ton
Perang dengan Iran Rugikan Ekonomi Israel Rp50 Triliun per Pekan