Jalan-jalan juga hancur. Ruas jalan di Desa Sikalondang sepanjang 300 meter dan ruas menuju makam Sultan Daulat sepanjang 50 meter, keduanya rusak berat. Lalu lintas pasti lumpuh.
Yang paling mengkhawatirkan adalah jembatan. Setidaknya lima jembatan gantung mengalami kerusakan serius.
Ada Jembatan Namo Kongker (60 meter) di Tangga Besi, Jembatan Nantampuk (50 meter) di Lae Mbersih, dan Jembatan Pegayo (70 meter) yang terletak di desa dengan nama sama. Semuanya di Kecamatan Simpang Kiri dan Penanggalan.
Setelah dihitung-hitung, total estimasi kerugian untuk sarana prasarana dan jembatan itu mencapai Rp 52,9 miliar. Sebuah angka yang membuat kita semua terhenyak.
Artikel Terkait
Wamen Bima Arya Lepas Gelombang II Praja IPDN di Aceh Tamiang, Gelombang III Akan Menyusul
Kapolri Prediksi Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Terjadi Dua Kali
KPK Tangkap Bupati Pekalongan dan Segel Sejumlah Ruangan di Pemkab
AS Desak Warganya Segera Tinggalkan Timur Tengah, Iran Cari Bantuan Rudal ke Rusia dan China