"Ya, dengan personel yang ada juga sangat terbatas," katanya menegaskan.
Di sisi lain, Syafii mengakui bahwa kerja-kerja Basarnas selama ini kerap dibantu oleh banyak pihak. Namun begitu, ia punya harapan lain. Menurutnya, peran warga sekitar yang tidak terdampak bencana sangat krusial.
"Harapan kami, saat darurat terjadi di mana pun, warga yang lokasinya dekat dan kondisinya aman bisa melakukan tindakan awal," paparnya.
Bantuan segera dari masyarakat itu dinilainya penting, sambil menunggu kedatangan tim khusus seperti Basarnas yang memang punya kewenangan penanganan operasi SAR. Intinya, kolaborasi antara warga dan institusi resmi menjadi kunci dalam situasi darurat seperti ini.
Artikel Terkait
Tito Karnavian: Kami Butuh Ribuan Personel Lagi untuk Bangkitkan Aceh
Mediasi Berlarut, Guru SMK di Jambi Absen untuk Kedua Kalinya
101 Atlet SEA Games 2025 Siap Berlabuh di Institusi Polri
Kapolda Riau Serukan Natal sebagai Titik Balik Pelestarian Lingkungan