Siang itu, di posko pengungsian Desa Bambel Baru, suasana terasa berbeda. Presiden Prabowo Subianto datang, duduk lesehan, dan mengobrol langsung dengan warga Aceh Tenggara yang terdampak banjir bandang. Ia menyapa, mendengarkan, dan mencoba merasakan apa yang mereka alami.
Namun begitu, sesaat sebelum kepergiannya, suasana yang tenang tiba-tiba berubah. Seorang warga berdiri dan berteriak memohon perhatian. Ia rupanya ingin menyampaikan sesuatu yang tak tertahankan lagi.
Setelah dipersilakan maju, pria itu pun mengungkapkan kegelisahannya. Suaranya terdengar haru.
Di sisi lain, Bupati Aceh Tenggara Muhammad Salim Fakhry yang mendampingi langsung mencoba memberikan penjelasan. Gayanya cukup bersemangat, berusaha meyakinkan warga bahwa kunjungan presiden ini bukan sekadar formalitas belaka.
Artikel Terkait
DPR RI Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei
Tiga Terpidana Kasus Suap Minyak Goreng Rp60 Miliar Ajukan Banding
Trump Kritik Pengangkatan Mojtaba Khamenei Sebagai Kesalahan Besar
Bareskrim Usut Dugaan Pelecehan Seksual Mantan Pelatih Atlet Panjat Tebing Sejak 2021