“Jangan sampai masyarakat yang terdampak bencana serta pemda merasa ditinggal oleh pemerintah hanya gara-gara terlambat menetapkan status,” sambungnya.
“Ini penting untuk menambah kekuatan moril.”
Di sisi lain, Sukamta curiga ada faktor lain yang memperburuk situasi. Ia menduga kuat, kerusakan hutan jadi pemicu utama meluasnya dampak banjir ini. Ia mendesak pemerintah untuk tak tinggal diam.
“Pembiaran korporasi pelaku perusakan hutan akan berpotensi menimbulkan kerentanan terhadap keamanan dan mengganggu ketahanan nasional,” ungkapnya.
Faktanya, kerusakan itu sudah terlihat nyata lewat citra satelit. Banyak pihak sudah mengingatkan hal serupa. “Saya berharap pemerintah segera bertindak,” tambah Sukamta, menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Pezeshkian Ucapkan Terima Kasih ke Putin, Tuding AS dan Israel Campuri Urusan Dalam Negeri Iran
Banjir Pandeglang Surut, Warga Keluhkan Krisis Logistik dan Air Bersih
Kominfo Soroti Akar Masalah Keamanan Siber: Sistem Tua dan Kelalaian Manusia
MKGR Resmi Umumkan Susunan Baru, 250 Pengurus Siap Kawal Agenda Pemerintah