Menanggapi musibah ini, respon dari kampus dan pemerintah kota terbilang cepat. Alat berat dari Dinas PUPR Kota Padang sudah diturunkan ke lokasi untuk membersihkan tumpukan tanah. Rektor beserta jajarannya juga turun langsung untuk memantau proses penanganan di lapangan.
Di sisi lain, situasi cuaca yang masih tak menentu memaksa kampus mengambil langkah pencegahan. Untuk sementara waktu, seluruh aktivitas perkuliahan dialihkan menjadi daring atau online.
"Hal ini dikarenakan cuaca yang ekstrem, jadi perkuliahan dilakukan secara online," tegas Lukmanul Hakim, menegaskan keputusan tersebut.
Artikel Terkait
Pengemudi Melawan Arus di Gunung Sahari Tabrak Kendaraan, Dikejar Warga hingga Jadi Tersangka
Persib Bandung Hadapi Madura United dengan Komposisi Terbaik di BRI Super League
KPK Sita Rp 5 Miliar di Rumah Aman Ciputat, Kaitkan dengan Kasus Bea Cukai
Anak Buronan Riza Chalid Divonis 15 Tahun Penjara atas Korupsi Minyak