Menanggapi musibah ini, respon dari kampus dan pemerintah kota terbilang cepat. Alat berat dari Dinas PUPR Kota Padang sudah diturunkan ke lokasi untuk membersihkan tumpukan tanah. Rektor beserta jajarannya juga turun langsung untuk memantau proses penanganan di lapangan.
Di sisi lain, situasi cuaca yang masih tak menentu memaksa kampus mengambil langkah pencegahan. Untuk sementara waktu, seluruh aktivitas perkuliahan dialihkan menjadi daring atau online.
"Hal ini dikarenakan cuaca yang ekstrem, jadi perkuliahan dilakukan secara online," tegas Lukmanul Hakim, menegaskan keputusan tersebut.
Artikel Terkait
Makanan Bergizi untuk Balita Viral, Cuma Dibungkus Kantong Kresek
Trump Ancam Luncurkan Serangan Darat ke Kartel Narkoba Meksiko
Kepala KPP Jakarta Utara Dicokok KPK, Suap Pajak Rp 4 Miliar Beralih ke Dolar Singapura
KPK Gelar OTT Perdana 2026, Kantor Pajak dan Perusahaan Tambang Jadi Sasaran