Di balik semua ini, Tugimin, sang kakek, menanggung beban yang sangat berat. Di rumah duka pada Selasa (25/11), ia tak bisa menyembunyikan penyesalannya. Ia merasa gagal menjaga amanah.
"Merasa bersalah dengan diri saya karena saya diamanahin sama anak untuk menjaga cucu, tapi saya sepertinya saya teledor, saya lengah itu," ucap Tugimin dengan suara bergetar.
Rasa takut juga menyelimutinya. Ia khawatir akan disalahkan oleh anaknya, ibu kandung Alvaro, yang menitipkan sang cucu padanya karena urusan pekerjaan.
"Mungkin anak saya sudah menyalahkan saya, dititipin cucu aja enggak becus, enggak becus ngerawat, enggak becus jaga sampai anak hilang. Saya takutnya kan seperti itu. Saya disalahkan sama anak,"
Kata-katanya menggambarkan sebuah nestapa yang dalam, di tengah duka yang sudah pasti tak terobati.
Artikel Terkait
Kapolri Instruksikan Seluruh Jajaran Tanggapi Setiap Pemberitaan Media
Bea Cukai dan BNN Gagalkan Penyelundupan Ribuan Pil Ekstasi Berkedok Gaun Pengantin
Elemen Masyarakat Deklarasi Dukungan untuk Program Jaga Jakarta Polda Metro Jaya
Wamenpar: Pariwisata Berkelanjutan Jadi Keharusan untuk Tingkatkan Daya Saing Global