Di sisi lain, reaksi keras datang dari sekutu utamanya, Iran. Melalui Garda Revolusi Iran (IRGC), mereka secara terbuka mengecam serangan itu. Media pemerintah Iran mengutip pernyataan IRGC yang menyebut peristiwa ini sebagai "kejahatan biadab".
Tak hanya mengutuk, mereka juga mengeluarkan ancaman balasan.
Ditegaskan bahwa Hizbullah dan seluruh "poros perlawanan" sebutan untuk Iran dan jaringan kelompok bersenjata yang didukungnya memiliki hak penuh untuk membalas dendam atas gugurnya Tabatabai. Ancaman itu menggantung, membuat situasi kawasan kembali mencekam.
Artikel Terkait
Waspada Hujan Seharian, BMKG Prediksi Jabodetabek Diguyur dari Pagi hingga Dini Hari
Analis Nilai Target Kaesang Jadikan Jateng Kandang Gajah PSI Terlalu Berat
Iran Berduka Tiga Hari, 500 Jiwa Melayang dalam Gelombang Demonstrasi
Mencekam! Pencuri Motor di Palmerah Nembak Warga, Berakhir Ditangkap di Yogya dan Cimahi