Di sebuah acara bergengsi di The Westin Jakarta, Selasa (25/11) lalu, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji, menerima penghargaan bergengsi. Ia dinobatkan sebagai Tokoh Pencegahan Stunting Berdampak dalam detikcom Awards 2025.
Nama Wihaji mencuat berkat sebuah program yang ia gagas, bernama GENTING. Singkatannya panjang, Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting. Intinya, program ini mengandalkan semangat gotong royong untuk memerangi masalah stunting yang masih menghantui banyak daerah di Indonesia.
Yang menarik, sejak diluncurkan akhir tahun lalu, tepatnya 5 Desember 2024, program ini langsung menunjukkan taringnya. Perkembangannya cukup signifikan. Bayangkan saja, hingga April 2025, sudah lebih dari 141 ribu anak asuh yang merasakan manfaatnya. Mereka didukung oleh lebih dari 20 ribu orang tua asuh yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.
Dampaknya pun mulai terasa, terutama di daerah-daerah yang angka stuntingnya tinggi dan akses layanannya serba terbatas. Genting berhasil menciptakan sebuah ekosistem sosial yang berkelanjutan. Bukan sekadar program sesaat.
Menurut Wihaji, kunci keberhasilan Genting ada pada dua hal: kecepatan dan kepedulian sosial masyarakat. Bantuan yang diberikan langsung menyentuh keluarga yang membutuhkan.
"Data terbaru dari Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) cukup menggembirakan. Prevalensi stunting nasional berhasil turun dari 21,5% di tahun 2023 menjadi 19,8% di tahun 2024. Kami yakin, intervensi berbasis masyarakat seperti Genting punya andil besar di balik penurunan ini," ujar Wihaji.
Di sisi lain, detikcom Awards 2025 sendiri kembali digelar dengan semangat yang sama: memberikan apresiasi setinggi-tingginya bagi para insan yang telah berkontribusi nyata untuk Indonesia. Tema tahun ini, 'Apresiasi Karya Insan Nusantara, Merajut Indonesia Gemilang', menjadi payung besar bagi seluruh penerima penghargaan.
Penghargaan ini tak hanya menyoroti individu, tapi juga pelaku usaha dan unsur pemerintah yang prestasi serta dampak kerjanya benar-benar terasa. Mulai dari inovasi birokrasi, kontribusi sosial, ketahanan pangan, hingga perkembangan ekonomi digital, semuanya mendapat panggung.
Intinya, ajang ini adalah cara untuk menjaga semangat berkarya dan dedikasi di tengah upaya bersama membangun Indonesia. Berikut adalah daftar lengkap kategori penghargaannya:
- Anugerah Inovasi Birokrasi dan Tata Kelola Pemerintahan
- Anugerah Ekonomi Kerakyatan
- Anugerah Inklusi Keuangan dan Pembangunan Ekonomi Berbasis Digital
- Anugerah Kontribusi Sosial, Budaya, & Perlindungan Masyarakat
- Anugerah Lingkungan, Energi, & Ketahanan Pangan
- Anugerah Pembangunan Politik, Hukum, & Demokrasi
- Anugerah Pertumbuhan Ekonomi & Ekosistem Digital
- Anugerah Kontribusi Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat
- Anugerah Lingkungan, Energi, dan Pembangunan Berkelanjutan
- Anugerah Inovasi Bisnis, Teknologi, dan Layanan Konsumen.
Artikel Terkait
Kebakaran Ruko Tiga Lantai di Kemayoran Berhasil Dipadamkan, 12 Mobil Damkar Dikerahkan
Ledakan di Perairan Iran Dipastikan dari Pencegatan Kapal Tanker oleh Garda Revolusi di Selat Hormuz
Kejagung Sita Sembilan Bidang Tanah Milik Bos Smelter Tamron di Kasus Korupsi Timah
Direktur Utama Blueray Cargo Akui Beri Rp 30 Miliar ke Pegawai Bea Cukai Ahmad Dedi