Kisah ini berawal dari hilangnya Alvaro sejak 6 Maret 2025. Pencarian pun dilakukan oleh keluarga dan aparat. Hingga akhirnya, pada hari yang sama dengan insiden gantung diri itu, polisi mengumumkan temuan kerangka di Tenjo, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Meski diduga kuat itu adalah kerangka Alvaro, polisi masih menunggu kepastian melalui tes DNA.
Kapolres Jakarta Selatan Kombes Nicolas Ary Lilipaly menegaskan, "Kita butuh kepastian dulu lewat pengecekan DNA dan pemeriksaan Labfor. Baru diketemukan kerangka manusia yang diduga Alvaro."
Sementara itu, ibu Alvaro, Arumi, sedang dalam perjalanan dari Malaysia menuju Jakarta. Dia akan menjalani tes DNA untuk memastikan identitas kerangka tersebut.
Kakek Alvaro, Tugimin, yang berada di rumahnya di kawasan Pesanggrahan, Jaksel, membenarkan hal itu. "Sekarang lagi dalam perjalanan. Tapi kita belum bisa komunikasi karena mungkin dia masih di perjalanan," katanya.
Seakan tak habis dengan duka, keluarga kini harus menghadapi dua tragedi sekaligus.
Artikel Terkait
Pengadilan Militer Dengar Eksepsi Tiga Prajurit TNI AD Terdakwa Penculikan dan Pembunuhan
Pelatih Malut United Soroti Ketidakpatuhan Pemain Usai Takluk di Kandang Sendiri
Iran Tegaskan Tak Tunduk pada Ancaman AS, Harga Minyak Melonjak
Persija Gelar Workshop Fotografi ke-5 di Sela Laga Kandang