Jadi, fokusnya memang bergeser. Di sisi lain, Prabowo juga mendorong agar budidaya laut dan segala potensinya digenjot habis-habisan. Tujuannya ganda: memenuhi kebutuhan dalam negeri sekaligus menopang ekspor. Dan dari semua itu, perikanan tampaknya jadi perhatian utama.
Merespons hal ini, BRIN pun langsung bergerak. Mereka mengakui bahwa saat ini belum ada pusat penelitian yang khusus menangani perikanan tangkap.
"Sehingga saat ini memang di BRIN belum ada pusat penelitian perikanan tangkap. Insyaallah kami akan segera membentuk Pusat Penelitian Perikanan Tangkap untuk bisa menunjang target peningkatan produksi untuk protein ini,"
Rencana pembentukan pusat penelitian baru itu diharapkan bisa menjadi motor penggerak untuk meningkatkan produksi ikan nasional. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen pemerintah yang ingin diversifikasi pangan tidak hanya sekadar wacana.
Artikel Terkait
Pramono Anung Ziarah ke Makam MH Thamrin, Serukan Persatuan Kaum Betawi
Google Bantah Keterkaitan Investasi Gojek dengan Skandal Chromebook Kemendikbud
Degradasi Moral di Jakarta: Bonus Demografi atau Bom Waktu bagi Generasi Muda?
Rambu Baru di CFD Bundaran HI: Solusi atau Sekadar Peringatan?