"Sebagai gubernur, tentunya saya tidak perlu takut dan tidak perlu malu untuk menyampaikan permohonan maaf. Ini pembelajaran yang sangat berharga kepada kami pemerintah,"
tegasnya lagi di hadapan keluarga almarhumah sambil berjanji melakukan pembenahan.
Menurutnya, persoalan ini tak boleh berhenti sampai di sini. Semua direktur rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta, yang diduga terlibat akan dipanggil untuk dimintai pertanggungjawaban.
Sebelumnya, kabar duka datang pada Senin (17/11) sekitar pukul 05.00 WIT. Irene dan bayinya menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan bolak-balik menuju RSUD Dok II Jayapura. Irene sendiri adalah warga Kampung Hobong, Distrik Sentani, Jayapura.
Artikel Terkait
Banjir Setinggi Pinggang Rendam Tiga Desa di Probolinggo
Asap Mesin Penghancur Batu Tewaskan Empat Penambang di Badakhshan
Megawati Sematkan Penghargaan Tertinggi untuk Enam Kader Senior PDIP
Makanan Bergizi Ibu Hamil Disajikan dalam Kantong Plastik, Kader Posyandu Banten Dituding Ceroboh