"Sebagai gubernur, tentunya saya tidak perlu takut dan tidak perlu malu untuk menyampaikan permohonan maaf. Ini pembelajaran yang sangat berharga kepada kami pemerintah,"
tegasnya lagi di hadapan keluarga almarhumah sambil berjanji melakukan pembenahan.
Menurutnya, persoalan ini tak boleh berhenti sampai di sini. Semua direktur rumah sakit, baik milik pemerintah maupun swasta, yang diduga terlibat akan dipanggil untuk dimintai pertanggungjawaban.
Sebelumnya, kabar duka datang pada Senin (17/11) sekitar pukul 05.00 WIT. Irene dan bayinya menghembuskan napas terakhir dalam perjalanan bolak-balik menuju RSUD Dok II Jayapura. Irene sendiri adalah warga Kampung Hobong, Distrik Sentani, Jayapura.
Artikel Terkait
Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Usai Dugaan Aktivitas Asusila
Jadwal Imsak dan Salat untuk Medan, 10 Ramadan 1447 H / 28 Februari 2026
Polisi Gagalkan Perang Sarung di Surabaya, 16 Orang Diamankan Bawa Senjata Tajam
KPK Ingatkan Penggunaan Anggaran Daerah Usai Polemik Mobil Dinas Gubernur Kaltim