Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Usai Dugaan Aktivitas Asusila

- Sabtu, 28 Februari 2026 | 06:15 WIB
Dua Akses Taman Kota Cawang Ditutup Usai Dugaan Aktivitas Asusila

Dua akses masuk ke Taman Kota Cawang, ruang publik di Jakarta Timur itu, kini ditutup oleh pemerintah setempat. Langkah ini diambil menyusul desas-desus yang beredar kuat: taman itu diduga kerap dijadikan tempat untuk aktivitas asusila antar lelaki.

Camat Makasar, Dimas Prayudi, menjelaskan bahwa penertiban ini bukan kerja satu pihak saja. Mereka bergerak bersama Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota, perangkat kelurahan, plus unsur tiga pilar seperti Babinsa dan Bhabinkamtibmas.

"Hari ini kita bareng-bareng sama Kasudin Pertamanan, jajaran kelurahan, kecamatan, dan tiga pilar mencoba mengurangi dampak kerawanan sosial di lokasi taman di Kelurahan Kebon Pala," ujar Dimas, Jumat (27/2/2026).

Ia melanjutkan, "Karena ada beberapa informasi dan perhatian masyarakat berkaitan dengan penyalahgunaan fungsi taman di lokasi ini."

Memang, menurut sejumlah laporan, lokasi itu sudah lama disinyalir tak berfungsi sebagaimana mestinya. Alih-alih jadi tempat rekreasi keluarga, spot hijau itu justru dipakai untuk hal-hal yang melenceng. Nah, penutupan akses ini diharapkan bisa jadi langkah awal. Tujuannya jelas: mengembalikan fungsi ruang terbuka hijau agar bisa dinikmati warga dengan nyaman dan optimal lagi.

Di sisi lain, langkah preventif ini sekaligus jadi jawaban atas keresahan yang sempat muncul di masyarakat sekitar. Mereka berharap taman bisa kembali ramah untuk semua kalangan, bukan jadi sumber masalah.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar