AHY Raih Gelar Alumni Terkemuka NTU Singapura, Bukti Dedikasi di Kancah Global

- Sabtu, 22 November 2025 | 12:45 WIB
AHY Raih Gelar Alumni Terkemuka NTU Singapura, Bukti Dedikasi di Kancah Global
Berita Penghargaan

AHY Terima Penghargaan Alumni Bergengsi dari NTU Singapura

Kemarin, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, mendapat kejutan yang membanggakan. Ia dianugerahi Nanyang Distinguished Alumni Award 2025, sebuah penghargaan tertinggi yang diberikan Nanyang Technological University (NTU) Singapura kepada para alumninya yang dinilai memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat, bangsa, atau bahkan komunitas global.

Lewat sebuah keterangan tertulis yang dirilis pada Sabtu (22/11/2025), AHY menyampaikan rasa terima kasihnya. "Penganugerahan Nanyang Distinguished Alumni Award merupakan kehormatan yang sangat berarti bagi saya," ujarnya.

Ia juga bercerita sedikit tentang masa lalunya. "NTU mengajarkan saya untuk berpikir kritis dan strategis, serta memandang kepemimpinan dari perspektif yang lebih luas," tambahnya.

Penghargaan ini bukan datang begitu saja. Kontribusi AHY di bidang pertahanan, pelayanan publik, dan tentu saja pembangunan nasional menjadi pertimbangan utama. Sebagai seorang Menko, pria ini memimpin sejumlah program strategis yang bertujuan menguatkan infrastruktur dan mempercepat pembangunan wilayah di Indonesia. Dedikasinya dalam memperluas akses pembangunan dan meningkatkan layanan publik memang tak bisa dipandang sebelah mata, menjadikannya salah satu tokoh kunci dalam transformasi infrastruktur nasional.

Di luar tugasnya di pemerintahan, AHY juga aktif mendorong generasi muda. Melalui The Yudhoyono Institute dan berbagai inisiatif sosial lainnya, ia berkomitmen untuk memperkuat pembangunan sosial dan pemberdayaan masyarakat di seluruh Indonesia.

Menurutnya, pengalaman akademik di NTU adalah fondasi intelektual yang terus mempengaruhi perjalanan karirnya.

"Sekitar sepuluh tahun setelah studi di Singapura, saya meninggalkan dunia militer setelah enam belas tahun mengabdi dan memasuki dunia politik. Bentuk pengabdiannya berbeda, tetapi misinya tetap sama: mengabdi kepada Indonesia," ungkapnya dengan nada yang tegas.

Pendekatan kepemimpinan yang ia pelajari di kampus itu masih ia pegang hingga sekarang.

"Cara berpikir analitis, lintas disiplin, dan berorientasi masa depan yang saya dapatkan di NTU selalu menemani saya dalam setiap langkah pengabdian," katanya. "Saya percaya bahwa kebijakan yang baik memerlukan nilai dan gagasan yang diuji oleh data, dipandu empati, dan disempurnakan oleh ilmu pengetahuan."

Dalam kesempatan itu, ia juga menekankan pentingnya wawasan strategis untuk memahami dinamika nasional dan global yang terus berubah. "Kekuatan harus selalu diarahkan oleh wawasan dan kebijaksanaan. Cara pandang itu terus membimbing saya dalam melihat kepentingan nasional, stabilitas kawasan, dan kerja sama global," tegasnya.

Di sisi lain, Presiden NTU, Profesor Ho Teck Hua, turut memberikan apresiasi. Ia menyampaikan bahwa para penerima penghargaan tahun ini benar-benar mencerminkan kualitas lulusan NTU yang mampu memadukan pengetahuan, kreativitas, dan empati untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat luas.

"Para penerima penghargaan tahun ini menunjukkan bahwa lulusan NTU mampu memadukan pengetahuan, kreativitas, dan kepedulian untuk memberikan dampak nyata bagi Singapura dan dunia," pungkas Profesor Ho.

"Kiprah mereka dalam meraih keunggulan, memimpin perubahan, dan berkontribusi bagi masyarakat menjadi inspirasi bagi seluruh civitas akademika NTU."

Dengan diraihnya penghargaan ini, AHY resmi menjadi salah satu alumni NTU yang tak hanya menorehkan prestasi di tingkat nasional, tetapi juga diakui secara internasional atas kontribusi dan dedikasinya membangun negeri.

Sebagai catatan, Nanyang Alumni Awards telah diselenggarakan sejak 2005. Program ini adalah bentuk apresiasi NTU kepada para alumni yang mengharumkan nama universitas lewat pencapaian mereka, baik di tingkat nasional, regional, maupun internasional. Ada empat kategori penghargaan, dan Nanyang Distinguished Alumni Award adalah yang tertinggi di antara semuanya.

Editor: Raditya Aulia

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar