Di sisi lain, Pramono tak lupa menyampaikan apresiasinya. Dukungan dari TNI, Polri, dan tentu saja masyarakat yang aktif disebutkannya sebagai tulang punggung dalam menjaga Jakarta. Ia punya pesan khusus untuk para anggota Satgas.
"Komitmen ini bukan sekadar kata-kata. Saya titipkan pesan kepada seluruh anggota Satgas, jalankan tugas dengan integritas dan kepekaan. Jadilah mata, telinga, dan hati pemerintah di tengah masyarakat," tegasnya.
Soal tawuran, pendekatannya kini berbeda. Pramono menjelaskan bahwa mereka mengedepankan cara-cara yang lebih manusiawi. Daripada langsung menghakimi, langkah yang diambil justru mendekati para pelaku.
"Penanganan tawuran sekarang lebih human approach. Mereka kita dekati, tidak terekspos, dan kita salurkan energinya ke pekerjaan. Kami buka job fair, dan kelompok ini kita beri kesempatan bekerja," jelasnya. Intinya, beri mereka lapangan kerja, alihkan energi negatif itu ke hal yang produktif.
Artikel Terkait
Aktris Albania Gugat Pemerintah Soal Penggunaan Wajah dan Suaranya untuk Menteri AI
Imam Utah Selamat dari Upaya Penembakan di Depan Rumahnya
BPOM Tindak Ribuan Akun Penjual Obat Ilegal di Marketplace Sepanjang 2025
Sidang Tuntutan Mantan Dirjen Aptika Ditunda, Jaksa Belum Siap