Di sisi lain, Pramono tak lupa menyampaikan apresiasinya. Dukungan dari TNI, Polri, dan tentu saja masyarakat yang aktif disebutkannya sebagai tulang punggung dalam menjaga Jakarta. Ia punya pesan khusus untuk para anggota Satgas.
"Komitmen ini bukan sekadar kata-kata. Saya titipkan pesan kepada seluruh anggota Satgas, jalankan tugas dengan integritas dan kepekaan. Jadilah mata, telinga, dan hati pemerintah di tengah masyarakat," tegasnya.
Soal tawuran, pendekatannya kini berbeda. Pramono menjelaskan bahwa mereka mengedepankan cara-cara yang lebih manusiawi. Daripada langsung menghakimi, langkah yang diambil justru mendekati para pelaku.
"Penanganan tawuran sekarang lebih human approach. Mereka kita dekati, tidak terekspos, dan kita salurkan energinya ke pekerjaan. Kami buka job fair, dan kelompok ini kita beri kesempatan bekerja," jelasnya. Intinya, beri mereka lapangan kerja, alihkan energi negatif itu ke hal yang produktif.
Artikel Terkait
DPR dan Pemerintah Gelar Rapat Lanjutan untuk Pemulihan Aceh
KPK Amankan Delapan Orang di Kantor Pajak Jakut Terkait Dugaan Suap Pengurangan Pajak
KPK Gelar OTT di Kantor Pajak Jakarta Utara, Pegawai dan Wajib Pajak Diamankan
Patung Liberty Tersembunyi di Tangerang, Ternyata Bakal Jadi Cetakan