15 Korban Kecelakaan Maut Tol Cipali Masih Perlu Perawatan Intensif

- Rabu, 19 November 2025 | 13:25 WIB
15 Korban Kecelakaan Maut Tol Cipali Masih Perlu Perawatan Intensif
Update Korban Kecelakaan Maut Tol Cipali

15 Korban Kecelakaan Tol Cipali Masih Jalani Perawatan Intensif

STATUS TERKINI: Sebanyak 15 korban kecelakaan beruntun di KM 72 Tol Cipali masih menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Abdul Radjak Purwakarta. Tiga pasien dengan luka berat menjalani operasi dan memerlukan observasi intensif.

Berdasarkan laporan terbaru dari tim medis, kondisi keseluruhan korban menunjukkan perkembangan positif meski sebagian masih memerlukan penanganan khusus. Proses pemulihan terus dipantau secara ketat oleh tenaga kesehatan.

"Dari 15 korban yang kami rawat, tiga pasien telah menjalani prosedur operasi. Tiga lainnya masih dalam pemantauan intensif di ruang khusus," jelas Minaldi Nurgono, Kepala IGD RS Abdul Radjak Purwakarta.

Minaldi menambahkan bahwa tiga korban dengan kondisi terberat mengalami trauma kepala dan fraktur tulang. Meski telah mendapatkan penanganan bedah, tingkat kesadaran ketiganya belum sepenuhnya pulih.

"Respons terapi mulai menunjukkan perkembangan yang menggembirakan. Meski belum mencapai kesadaran penuh, kami terus melakukan monitoring ketat terhadap perkembangan kondisi mereka," tambah Minaldi.

Data terakhir menunjukkan dari total 38 korban yang sempat dibawa ke RS Abdul Radjak, lima orang dinyatakan meninggal dunia di tempat kejadian. Sebagian korban dengan luka ringan telah diperbolehkan pulang setelah mendapatkan perawatan awal.

Sementara itu, proses penyelidikan terus dilakukan oleh Kepolisian Resor Purwakarta. Tim investigasi gabungan melakukan pemeriksaan mendalam terhadap kendaraan yang terlibat, keterangan saksi, dan rekaman elektronik di lokasi kejadian.

"Kami akan melakukan pemeriksaan teknis kendaraan bekerja sama dengan pihak berwenang terkait. Seluruh aspek kecelakaan sedang kami teliti secara komprehensif," ungkap AKP Muthia Khansa Nurwajiya, Kasat Lantas Polres Purwakarta.

Laporan dikembangkan dari keterangan resmi rumah sakit dan kepolisian setempat.

Editor: Dewi Ramadhani

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar