PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) baru saja menyelesaikan kewajiban finansial yang cukup besar. Perusahaan ini melunasi obligasi beserta bunganya, dengan total nilai mencapai Rp3,18 triliun. Pelunasan itu dilakukan pada 11 Desember 2025, atau dua hari lebih cepat dari tanggal jatuh tempo yang seharusnya, 13 Desember.
Menurut keterbukaan informasi yang dirilis ke Bursa Efek Indonesia, rinciannya adalah pokok obligasi sebesar Rp3,10 triliun dan bunga periode ke-12 senilai Rp79,83 miliar. Jadi, jika dijumlah, angka fantastis Rp3,18 triliun itulah yang berhasil diselesaikan perusahaan.
Ini bukan obligasi sembarangan, melainkan kewajiban dari Obligasi Berkelanjutan IV Merdeka Copper Gold Tahap I yang diterbitkan pada 2022.
Sekretaris Perusahaan MDKA, Jessica J, memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai mekanisme pembayarannya.
"Perseroan telah melakukan penyetoran dana kepada PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) selaku agen pembayaran pada tanggal 11 Desember 2025," ujarnya.
Dana tersebut, lanjut Jessica, rencananya akan dibayarkan oleh KSEI kepada para investor pemegang obligasi tepat pada 15 Desember 2025.
Yang menarik, sumber dana untuk pelunasan ini sepenuhnya berasal dari kas internal perseroan. Artinya, MDKA tidak perlu mencari pinjaman baru atau melakukan skema pendanaan lain untuk menutup kewajiban lama ini. Langkah ini, di sisi lain, juga menunjukkan kesehatan likuiditas perusahaan yang cukup baik.
Bagi manajemen, aksi ini bukan sekadar urusan bayar-bayaran biasa.
Jessica menambahkan, perseroan menilai langkah ini sebagai bagian dari pengelolaan liabilitas sekaligus pemenuhan komitmen kepada para pemegang obligasi.
"Dengan dilakukan pelunasan atas pokok dan pembayaran bunga ke-12 obligasi tersebut, maka seluruh kewajiban perseroan atas obligasi tersebut telah berakhir," katanya.
Singkatnya, babak kewajiban obligasi seri tersebut sudah ditutup. Tepat waktu, bahkan lebih cepat, dan menggunakan uang sendiri. Sebuah pencapaian yang patut dicatat di tengah dinamika pasar yang kerap tak menentu.
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020