"Jika peredaran narkoba di Provinsi Riau ini tidak bisa kita tangani dengan baik, maka program pemerintah pusat juga akan ikut terhambat," jelasnya.
Jenderal bintang dua yang akrab disapa Herimen ini meminta seluruh jajarannya untuk memperkuat kerja sama dan kolaborasi dalam memerangi narkoba. Di sisi lain, ia menyampaikan peringatan keras kepada anggota yang terlibat narkoba.
Ditegaskannya, pihaknya tidak akan segan memberikan tindakan tegas berupa Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) kepada personel yang terbukti terlibat penyalahgunaan narkoba.
"Begitu juga dengan anggota kita yang merusak citra Polri dengan menggunakan narkoba atau menjadi cepu atau bekerja sama dengan jaringan, jangan sampai itu terjadi. Ini sudah kesekian kalinya saya sampaikan," tegas Herry.
"Jika ada, saya minta untuk segera sadar dan introspeksi. Ingatlah anak dan istri. Masuk menjadi polisi itu susah, sudah berhasil mencapai posisi, jangan disia-siakan," pungkas Kapolda menutup pernyataannya.
Artikel Terkait
Pemutakhiran Data Bansos 2026: 11.014 Keluarga Dicoret, 25.665 Ditambahkan
Kemensos Gandeng Perusahaan Jepang Siapkan Lulusan Sekolah Rakyat Jadi Caregiver
AS dan Indonesia Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan Jadi Kemitraan Utama
Prabowo dan Putin Sepakati Percepatan Kerja Sama Strategis di Moskow