Update Banjir Jakarta: 16 RT dan 3 Ruas Jalan Terendam, Ketinggian Capai 80 cm
Ibu Kota Jakarta kembali dilanda genangan air akibat curah hujan dengan intensitas tinggi. Berdasarkan laporan terbaru dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, tercatat sebanyak 16 Rukun Tetangga (RT) dan tiga ruas jalan mengalami banjir pada Selasa sore. Ketinggian air di beberapa lokasi bahkan dilaporkan mencapai 80 sentimeter.
Penyebab dan Lokasi Banjir Terparah
Banjir yang terjadi sekitar pukul 15.00 WIB ini disebabkan oleh kombinasi faktor curah hujan yang tinggi serta luapan dari Kali Krukut dan Kali Mampang. Wilayah yang paling parah terdampak adalah Kelurahan Pela Mampang di Jakarta Selatan, di mana sebanyak 9 RT terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 80 cm.
Daftar Lengkap Titik Banjir di Jakarta
Berikut adalah rincian lengkap lokasi-lokasi yang terdampak banjir di Jakarta, berdasarkan data dari BPBD DKI per pukul 15.00 WIB.
Genangan di Rukun Tetangga (RT)
Jakarta Barat
- Kelurahan Sukabumi Selatan: 2 RT terdampak dengan ketinggian air 60 cm. Penyebab: Curah Hujan Tinggi.
- Kelurahan Sukabumi Utara: 1 RT terdampak dengan ketinggian air 30 cm. Penyebab: Curah Hujan Tinggi.
Jakarta Selatan
- Kelurahan Cilandak Barat: 1 RT terdampak dengan ketinggian air 30 cm. Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan luapan Kali Krukut.
- Kelurahan Pela Mampang: 9 RT terdampak dengan ketinggian air 80 cm. Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan luapan Kali Krukut.
- Kelurahan Cilandak Timur: 2 RT terdampak dengan ketinggian air 60 cm. Penyebab: Curah Hujan Tinggi dan luapan Kali Krukut.
- Kelurahan Bukit Duri: 1 RT terdampak dengan ketinggian air 40 cm. Penyebab: Curah Hujan Tinggi.
Genangan di Ruas Jalan
Tiga ruas jalan juga dilaporkan tergenang air dengan ketinggian antara 10 hingga 20 cm, yang disebabkan oleh curah hujan tinggi dan luapan Kali Mampang. Jalan-jalan tersebut adalah:
- Jl. Srengseng Raya, Kelurahan Srengseng
- Jl. Pondok Karya, Kelurahan Pela Mampang
- Jl. Kemang Utara IX, Kelurahan Duren Tiga
Penanganan dan Imbauan untuk Warga
BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personelnya untuk memantau kondisi genangan di seluruh wilayah terdampak. Koordinasi juga dilakukan dengan Dinas Sumber Daya Air (SDA), Dinas Bina Marga, dan Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) untuk melakukan penyedotan genangan dan memastikan saluran air berfungsi dengan optimal. Target utama adalah agar genangan dapat surut dalam waktu yang cepat.
Kepada masyarakat, BPBD DKI Jakarta mengimbau untuk selalu berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi genangan air. Dalam situasi darurat, masyarakat dapat segera menghubungi nomor layanan darurat 112. Layanan ini gratis dan aktif melayani selama 24 jam nonstop.
Artikel Terkait
Saan Mustopa Padukan Bagi-bagi Sembako dengan Konsolidasi Data Jelang 2029
Gibran Ingatkan Pemerataan Guru Jadi Fondasi Transformasi Digital
Majikan di Bogor Diperiksa Polisi Usai Diduga Aniaya ART, Keluar Mapolres Pakai Kursi Roda
Rutan Serang Gelar Buka Puasa Bersama untuk Tahanan dan Keluarga