Banjir Rendam Kamp Pengungsi Gaza, Kondisi Pengungsi Semakin Memprihatinkan
Kondisi kemanusiaan di Gaza kian memprihatinkan setelah hujan lebat membanjiri kamp-kamp pengungsi. Banyak warga yang terbangun di pagi hari dan mendapati tempat tinggal sementara mereka telah terendam air.
Hujan Lebat Perparah Kondisi Pengungsian
Hujan deras yang melanda wilayah Gaza menyebabkan tempat penampungan dan barang-barang milik pengungsi basah. Dilaporkan tidak ada cara bagi para pengungsi untuk mengeringkan harta benda mereka yang sudah terendam air.
Permintaan Bantuan Meningkat, Sumber Daya Terbatas
Juru bicara Pertahanan Sipil Gaza, Mahmoud Basal, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima ratusan permohonan bantuan dari warga. Namun, ia menegaskan bahwa sumber daya yang tersedia untuk menangani krisis ini sangat tidak memadai.
Kasur dan Selimut Basah Kuyup
Mahmoud Basal lebih lanjut menjelaskan bahwa kasur dan selimut yang digunakan para pengungsi telah basah kuyup. Ia menyatakan bahwa situasi ini diperburuk karena banyak pilihan tempat tinggal yang telah hancur.
Seluruh pusat penampungan mengalami kenaikan permukaan air hingga lebih dari 10 sentimeter. Akibatnya, kasur dan selimut menjadi basah, sementara pilihan tempat tinggal alternatif sangat terbatas.
Artikel Terkait
Kemensos dan BGN Sinergi Rancang Program Makan Bergizi Gratis untuk Lansia dan Disabilitas
Indonesia Dapat Hibah Kapal Induk Italia untuk Penanggulangan Bencana
Berkas Perkara Bripda MS, Eks Brimob Maluku Tersangka Penganiayaan Anak, Dilimpahkan ke Kejaksaan
Penerangan Jalan Minim Jadi Sorotan dalam Persiapan Mudik Lebaran 2026 di Banten