Kehadiran kapal induk USS Gerald R. Ford, yang merupakan kapal induk terbesar di dunia, semakin memperkuat posisi militer AS di kawasan. Kedatangan armada laut ini secara resmi diklaim bertujuan untuk mendukung operasi pemberantasan perdagangan obat-obatan terlarang.
Namun, pemerintah Venezuela menanggapi serius pengerahan militer ini dengan menyatakan kekhawatiran akan adanya agenda tersembunyi untuk menggulingkan pemerintahan yang berkuasa. Aktivitas militer AS yang juga meliputi pengiriman pesawat tempur siluman F-35 ke Puerto Riko dan penempatan kapal-kapal Angkatan Laut di perairan Karibia dianggap sebagai ancaman terhadap kedaulatan negara.
Laporan terbaru dari CBS News mengungkapkan bahwa pejabat militer senior AS telah menyampaikan berbagai opsi operasi militer terhadap Venezuela, termasuk kemungkinan serangan darat, kepada Presiden Trump. Informasi ini semakin menguatkan spekulasi mengenai rencana intervensi militer AS di Venezuela.
Artikel Terkait
Nakhoda dan ABK Kapal Putri Sakinah Resmi Jadi Tersangka
KPK Panggil Anggota DPRD Bekasi untuk Perkuat Kasus Bupati Nonaktif
Jaksa Italia Selidiki Tragedi Bar Swiss yang Tewaskan 40 Orang
KPK Dalami Aliran Dana Kasus Bupati Bekasi dan Wakil Ketua DPRD