Revitalisasi Pendidikan Vokasi Dipercepat untuk Jawab Tantangan Pasar Kerja Global
Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, memimpin rapat koordinasi lintas kementerian untuk membahas akselerasi program pendidikan dan pelatihan vokasi. Rapat ini merupakan tindak lanjut langsung dari arahan Presiden Prabowo Subianto dalam rapat kabinet awal November 2025.
Pratikno menegaskan bahwa fokus revitalisasi vokasi tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan pasar kerja dalam negeri, tetapi juga untuk menyiapkan tenaga kerja terampil yang mampu bersaing di pasar kerja internasional. Hal ini dinilai strategis, mengingat banyak negara saat ini menghadapi krisis tenaga kerja, sementara Indonesia sedang menikmati bonus demografi.
Perapihan Kelembagaan dan Peningkatan Job Matching
Dalam rapat tersebut, dibahas langkah-langkah konkret untuk merealisasikan arahan presiden. Salah satu poin utamanya adalah melakukan perapihan kelembagaan, seiring dengan perubahan nomenklatur kabinet. Namun, yang lebih penting adalah aksi nyata untuk meningkatkan keselarasan antara penyedia tenaga kerja (supply side) dari lembaga vokasi dengan kebutuhan industri (demand side).
Artikel Terkait
Tiga Petinggi Pertamina Divonis 9-10 Tahun Penjara atas Korupsi Rp9,42 Triliun
Sidang Korupsi Minyak Mentah Berlanjut hingga Dini Hari, Enam Eks Petinggi Pertamina Divonis 9-10 Tahun Penjara
Kemenag-British Council Latih 613 Guru Bahasa Inggris Madrasah
Prabowo Berbuka Puasa Bersama Seluruh Pemimpin Uni Emirat Arab di Abu Dhabi