Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Tuban, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk Kabur

- Kamis, 13 November 2025 | 01:05 WIB
Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Tuban, Pengendara Motor Tewas Ditabrak Truk Kabur
Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Tuban: Pengendara Motor Tewas, Truk Pelaku Kabur

Kecelakaan Maut di Jalur Pantura Tuban: Pengendara Motor Tewas, Truk Pelaku Kabur

Sebuah insiden kecelakaan lalu lintas tragis kembali merenggut nyawa di ruas Jalur Pantura, Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan tewas di tempat kejadian setelah terlibat dalam kecelakaan beruntun yang melibatkan dua unit truk.

Lokasi dan Waktu Kejadian Kecelakaan

Kecelakaan maut ini terjadi pada Rabu, 12 November 2025, di Kilometer 18 Jalan Pantura yang melintasi Desa Purworejo, Kecamatan Jenu, Tuban. Lokasi ini dikenal sebagai titik rawan kecelakaan karena padatnya arus kendaraan, terutama kendaraan berat.

Korban dan Kendaraan yang Terlibat

Korban tewas dalam insiden ini telah diidentifikasi sebagai Hari Susanto. Saat kejadian, korban mengendarai sepeda motor Honda Supra Fit dengan nomor polisi S-3268-JE. Sementara itu, truk pertama yang terlibat adalah sebuah truk tangki bernomor polisi W-9341-UQ yang dikemudikan oleh seorang warga Semarang bernama Marsudi.

Kronologi Kecelakaan Beruntun di Tuban

Berdasarkan penjelasan dari Kanit Gakkum Satlantas Polres Tuban, Iptu Eko Sulistiono, kejadian bermula ketika truk tangki terpaksa berhenti di tepi jalan karena mengalami kebocoran pada ban belakang. Saat itu, Hari Susanto yang melaju dari arah timur menuju barat diduga kurang konsentrasi dan menabrak bagian belakang truk tangki yang sedang parkir tersebut.

Benturan keras tersebut mengakibatkan tubuh korban terlempar ke jalur kanan jalan, yaitu ke arah lajur kendaraan yang berlawanan. Pada momen kritis itu, sebuah truk lain yang melaju dari arah belakang dengan kecepatan tinggi menabrak tubuh korban yang sedang terpental.

"Korban menabrak truk dari arah belakang, kemudian terpental ke kanan dan mengalami kecelakaan lagi dengan truk di belakangnya. Kejadian ini mengakibatkan Hari Susanto mengalami luka berat dan meninggal dunia di tempat," jelas Iptu Eko Sulistiono.

Truk Pelaku Kabur dari TKP

Yang memperparah insiden ini, truk kedua yang menabrak korban saat terpental memilih untuk melarikan diri dan meninggalkan TKP tanpa memberikan pertolongan. Video amatir yang beredar di media sosial memperlihatkan kondisi TKP dimana jasad korban telah ditutupi dengan daun pisang dan dikelilingi oleh warga setempat.

Proses Evakuasi dan Penyidikan Polisi

Setelah kejadian, jasad korban telah dievakuasi ke RSUD Dr. R. Koesma Tuban untuk dilakukan proses visum dan penyelidikan lebih lanjut. Sementara itu, pihak kepolisian dari Satlantas Polres Tuban masih melakukan penyelidikan intensif dan memburu truk yang melarikan diri tersebut.

Imbauan Keselamatan Berkendara di Jalur Pantura

Menyikapi kejadian ini, pihak kepolisian mengimbau seluruh pengendara, khususnya yang melintas di Jalur Pantura yang padat kendaraan berat, untuk selalu meningkatkan kewaspadaan. Beberapa poin penting yang ditekankan adalah menjaga konsentrasi penuh saat berkendara, selalu memperhatikan kondisi jalan, serta menjaga jarak aman dengan kendaraan di depan.

Kecelakaan di Jalur Pantura Tuban ini kembali menyadarkan betapa pentingnya keselamatan berkendara di jalan raya, terutama di ruas-ruas yang padat seperti Pantura. Pencarian terhadap truk pelaku yang kabur masih terus dilakukan untuk mempertanggungjawabkan kejadian tragis ini.

Editor: Yuliana Sari

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar