Kuliah Umum Ekonomi Islam UIKA Bogor Hadirkan Pakar Global Prof. Asad Zaman
Sekolah Pascasarjana Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor sukses menggelar kuliah umum yang menghadirkan tokoh ekonomi Islam berkelas dunia, Prof. Asad Zaman, Ph.D. Acara yang berlangsung pada Senin (10/11) ini menjadi momen penting bagi pengembangan wawasan ekonomi syariah di lingkungan kampus.
Prof. Asad Zaman dikenal sebagai pakar ekonomi Islam asal Pakistan yang merupakan lulusan Massachusetts Institute of Technology (MIT) dan Stanford University, USA. Kehadirannya di UIKA Bogor memberikan perspektif segar mengenai kritik terhadap sistem ekonomi konvensional dan pengembangan paradigma ekonomi Islam di era kontemporer.
Kegiatan ini dibuka dengan sambutan dari Direktur Sekolah Pascasarjana UIKA, H. Hendri Tanjung, Ph.D., yang menekankan pentingnya memperluas dialog akademik internasional di bidang ekonomi Islam. Turut hadir Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Dakwah, Hambari, M.A., Ph.D., yang menyatakan komitmen UIKA dalam memperkuat peran universitas di kancah global.
Peserta kuliah umum terdiri dari mahasiswa Program Magister (S2) dan Program Doktor (S3) Sekolah Pascasarjana UIKA dari berbagai disiplin ilmu. Acara yang dimoderatori oleh Dr. Hj. Qurroh Ayuniyyah, M.Ec., ini berlangsung interaktif dengan diskusi yang mendalam.
Dalam paparannya, Prof. Asad Zaman menyampaikan materi bertajuk "Ekonomi Islam: Antitesis Ekonomi Kapitalis". Ia menekankan perlunya reformulasi ilmu ekonomi yang berorientasi pada keadilan sosial, kesejahteraan umat, dan nilai-nilai akhlak dalam kerangka syariah.
Kuliah umum ini diharapkan dapat menginspirasi sivitas akademika UIKA untuk terus berkontribusi dalam pengembangan ekonomi Islam yang berkeadilan dan berkelanjutan, sekaligus memperkuat posisi UIKA Bogor sebagai salah satu pusat pengkajian ekonomi syariah terkemuka di Indonesia.
Artikel Terkait
Bupati Bone Resmi Buka Rakor GTRA 2026, Dorong Reforma Agraria untuk Kesejahteraan Masyarakat
BMKG: Cuaca Makassar Cerah Berawan Sepanjang Hari Ini, Tak Ada Potensi Hujan Signifikan
Dua Tewas dalam Kecelakaan Beruntun di Sidoarjo, Berawal dari Mobil Diduga Dikemudikan Sopir Mengantuk
Federasi Iran Klaim Jatah Tiket Piala Dunia 2026 Dicabut Sepihak, Suporter Terancam Gagal Nonton