KSPSI Bangga, Marsinah Resmi Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional
Pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2025, aktivis buruh legendaris, Marsinah, secara resmi dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional. Pengakuan ini merupakan realisasi dari wacana yang sebelumnya disampaikan Presiden Prabowo Subianto dalam pidato Hari Buruh 1 Mei 2025 di Monas, yang kala itu disambut gegap gempita oleh ratusan ribu buruh yang hadir.
Kebahagiaan dan Kebanggaan Keluarga Besar KSPSI
Ketua Umum DPP KSPSI, Jumhur Hidayat, menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya atas pengakuan negara ini. Ia menegaskan bahwa gelar ini membuktikan perjuangan Marsinah, yang dahulu merupakan anggota Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) di PT. Catur Putra Surya (CPS) Porong, Sidoarjo, adalah suatu perbuatan yang benar dan mulia.
Jumhur juga mengenang masa-masa sulit pergerakan buruh, di mana meski SPSI merupakan wadah tunggal, tidak sedikit pengurus dan aktivisnya yang harus berhadapan dengan aparat dan mengalami penahanan, bahkan penyiksaan, demi memperjuangkan hak-hak para pekerja.
Profil Singkat dan Semangat Perjuangan Marsinah
Menurut keterangan Ketua DPD LEM KSPSI Jawa Timur, Muhaji, Marsinah dikenal sebagai sosok yang sangat aktif dan rela berkorban. Meski hanya berstatus sebagai anggota biasa dan bukan Pengurus Unit Kerja di PT. CPS, suaranya sangat lantang dalam membela nasib teman-teman buruhnya.
Dengan solidaritas yang dibangunnya, Marsinah berhasil menggalang kekuatan untuk memperjuangkan berbagai tuntutan pemenuhan hak pekerja, yang pada akhirnya banyak dikabulkan oleh perusahaan. Perjuangannya ini memberikan dampak yang sangat signifikan bagi kesejahteraan buruh di tempatnya bekerja.
Kilas Balik PT. CPS dan Jejak Serikat Pekerja
PT. Catur Putra Surya (CPS), tempat Marsinah bekerja, diketahui masih beroperasi hingga kini, namun berpindah lokasi ke Surabaya. Pabriknya yang berada di Porong, Sidoarjo, telah tutup akibat terdampak bencana Lumpur Lapindo. Saat ini, serikat pekerja di perusahaan tersebut berada di bawah naungan Federasi Serikat Pekerja LEM (Logam, Elektronik, dan Mesin) yang merupakan bagian dari Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI).
Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional kepada Marsinah tidak hanya menjadi penegasan sejarah, tetapi juga pengingat abadi akan semangat perjuangan para pekerja Indonesia dalam memperjuangkan keadilan dan hak-haknya.
Artikel Terkait
Pengusaha Kosmetik Mira Hayati Dieksekusi ke Penjara Usai Vonis Kasasi Tetap
Kejaksaan Tinggi Sumsel Periksa 10 Saksi dalam OTT Anggota DPRD Muara Enim Rp1,6 Miliar
BMKG Catat 4.879 Kali Gempa di Indonesia Sepanjang Januari 2026
Mantan Bos Google Peringatkan Krisis Listrik AS Akibat Ledakan AI